Manusia diberi kepercayaan untuk mengelola alam ini, termasuk di dalamnya alam Indonesia yang menjadi anugerah bagi kita.Sebagai generasi muda, kalian harus mulai ikut berpartisipasi secara langsung dalam merawat dan melestarikan lingkungan Indonesia.
Dalam kehidupan sehari-hari ada sebuah kisah dari seorang putra daerah di Indonesia bernama Maya Stolastika, seorang generasi muda yang juga petani organik di Mojokerto, Jawa Timur.Setiap pagi iamenyapa lingkungan seperti tanah dantanaman tanaman dengan tujuan untuk memberi energi positif kepada semua komponen yang ada di kebun. Maya berprinsip bahwa segala kegiatan baik yang dilakukan merupakan ibadah. Maya merupakan pemilik dari Twelve'sOrganic, sebuah komunitas yang fokus dalam menyediakan sayur danbuahorganik, dengan memberdayakan masyarakat desa. Saat pandemi Covid-19, Maya bersama tim merasakan dampak positifnya yakni semakin banyak orang yang peduli dengan makanan organik, sehingga peningkatan permintaanproduk-produk sayuranyangdihasilkan mencapai 200% dan muncul konsumen baru hingga 100%.
Generasi muslim,tahukah kalian bahwa apa yang dilakukan oleh maya itu merupakan sebuah Upaya untuk menjalankan tugas di muka bumi sebagai khalifah fil ard yang menebar kasih sayang terhadap semua makhluk. Lalu, apa saja tugas dan tanggung jawab manusia sebagai khalifatullah fil ard?
Pada materi ini, kita akan mempelajari tentang Al-Qur'an surat Al-Baqarah [2]: 30, Al-Qa ṣ a ṣ [ 28]: 77, dan hadis-hadis yang terkait dengan Khalifatullah f il ar ḍ
Penebar Kasih Sayang. Silakan baca dan perhatikan ayat dan hadis berikut ini:
A. MembacaQ.S.Al-Baqarah[2]:30
wa idz qâla rabbuka lil-malâ'ikati innî jâ'ilun fil-ardli khalîfah, qâlû a taj'alu fîhâ may yufsidu fîhâ wa yasfikud-dimâ', wa na ḫ nu nusabbi ḫ u bi ḫ amdika wa nuqaddisu lak, qâla innî a'lamu mâ lâ ta'lamûn
Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sebenarnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QSAl-Baqarah[2]:30)
B. MembacaQ.S.Al-Qa ṣ a ṣ [28]:77
wabtaghi fîmâ âtâkallâhud-dâral-âkhirata wa lâ tansa nashîbaka minad-dun-yâ wa a ḫ sing kamâ a ḫ sanallâhu ilaika wa lâ tabghil-fasâda fil-ardl, innallâha lâ yu ḫ ibbul-mufsidîn
Artinya: Dan, carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (pahala) negeri akhirat, tetapi janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melakukan kerusakan.” (Al-Qa ṣ a ṣ [28]:77)
C. kandungan QS Al-Baqarah[2]:30 dan QS Al-Qa ṣ a ṣ [28]:77
Melalui Al Quran surah Al-Baqarah ayat 30 Allah Swt. menciptakan manusia di muka bumi bukan tanpa tujuan, bukan semata-mata untuk bersenang-senang atau pun untuk bersenda gurau, akan tetapi Allah Swt. menurunkan manusia di muka bumi mempunyai maksud dan tujuan, yakni sebagai Khalifatullah fil ar ḍ atau pengganti Allah yang mempunyai peran dan tanggung jawab semua makhluk di muka bumi untuk mengelola semua ciptaan Allahyangada baik yang hidup atau pun yang mati.
Sedangkan Al-Qur'an surah Al-Qasas ayat 77 menjelaskan tentang anjuran menggapai kehidupandunia namun harus tetap sesuai dengan Ri ḍ a Allah Swt. dandijadikan bekaluntuk kehidupan akhirat kelak, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan mencari akhir yang baik (husnul khotimah) dan larangan membuat kerusakan alam dan kehidupan ini.

0 Comments